Blogroll

News Update :

Kategori Lucu

Selamat Menikmati Kumpulan Humor Cerita Lucu

Kumpulan humor, cerita lucu, sms lucu, lawak, plesetan, gambar lucu, bbm lucu, tweet lucu, cerita gokil semata hanya untuk hiburan.

Kumpulan humor, cerita lucu, sms lucu, lawak, plesetan, gambar lucu, bbm lucu, tweet lucu, cerita gokil di sini diambil dari berbagai sumber untuk menghibur pembaca sekalian, menemani rasa suntuk, membuat ketawa.

Baca aturan pakai dahulu sebelum menikmati Kumpulan humor, cerita lucu, sms lucu, lawak, plesetan, gambar lucu, bbm lucu, tweet lucu, cerita gokil.

Jika memang Kumpulan humor, cerita lucu, sms lucu, lawak, plesetan, gambar lucu, bbm lucu, tweet lucu, cerita gokil lucu, silakan tertawa, jika tidak lucu, artinya anda belum mengikuti petunjuk aturan pakai. Ingat! sebelum dibaca, direndam dalam air hangat semalaman biar ga garing.

Selamat menikmati hidangan yang tersedia.

Paling Lucu Minggu Ini

Humor Paling Lucu

Pesan Direktur

Penulis : Anonim on Rabu, 10 Desember 2008 | 19.43

Rabu, 10 Desember 2008

Berikut adalah sebuah cerita tentang bagaimana sebuah pesan dikomunikasikan secara hirarkis dalam sebuah perusahaan, dari direktur hingga ke karyawan bawahan.

Dari Direktur - Kepada : General Manager
Besok akan ada gerhana matahari total pada jam sembilan pagi ini adalah kejadian yang tak bisa kita lihat setiap hari. Untuk menyambut dan melihat peristiwa langka ini, seluruh karyawan diminta untuk berkumpul di lapangan dengan berpakaian rapi. Saya akan menjelaskan fenomena alam ini kepada mereka. Bila hari hujan, dan kita tidak bisa melihatnya dengan jelas, kita berkumpul di kantin saja.

Dari : General Manager – Kepada Manager
Sesuai dengan perintah direktur, besok pada jam 9 pagi akan ada gerhana matahari total. Bila hari hujan, kita tidak bisa berkumpul di lapangan untuk melihatnya dengan berpakaian rapi. Dengan demikian, peristiwa hilangnya matahari ini akan dijelaskan oleh direktur di kantin. Ini adalah kejadian yang tidak bisa kita lihat setiap hari.

Dari : Manager – Kepada : Supervisor
Sesuai dengan perintah direktur, besok kita akan mengikuti peristiwa hilangnya matahari di kantin pada jam 9 pagi dengan berpakaian rapi. Direktur akan menjelaskan apakah besok akan hujan atau tidak, ini adalah kejadian yang tidak bisa kita lihat setiap hari.

Dari : Supervisor – Kepada : Koordinator
Jika besok turun hujan di kantin kejadian yang tidak bisa kita lihat setiap hari direktur dengan berpakaian rapi, akan menghilang jam 9 pagi.

Dari : Koordinator – Kepada : Semua Staff
Besok pagi, pada jam 9, direktur akan menghilang. Sayang sekali, kita tidak bisa melihatnya setiap hari.
komentar | | Read More...

Pedagang Roti

Penulis : Anonim on Senin, 08 Desember 2008 | 19.43

Senin, 08 Desember 2008

Pada suatu hari seorang pedagang roti terserempet bus umum. Akibatnya, ia terlempar dari sepeda rotinya dan masuk ke dalam selokan. Sementara itu dagangan rotinya berceceran. Sambil menyeka darah yang mengucur dari kepalanya, ia terus merintih kesakitan. Tak lama kemudian datanglah polisi menghampirinya dan bertanya, ada apa, Pak ? ada apa, Pak ? dengan suara yang pelan dan dengan sedikit merintih pedagang roti itu berkata, adaaaaaaa rotii kejuuuuuu…. Adaaaaaaaa rotii coklaaaaaaaat ….
komentar | | Read More...

Spesialis Kelamin

Pada suatu hari, seorang dokter spesialis jantung meninggal dunia. Untuk mengenang jasa-jasanya para koleganya sepakat untuk membuatkan sebuah peti mati berbentuk jantung acara penguburan pun berjalan dengan khidmat. Satu bulan kemudian, seorang dokter penyakit spesialis mata juga meninggal dunia. Seperti yang sudah-sudah, para koleganya di dalam mengenang jasa-jasanya sepakat untuk membuatkan peti mati berbentuk mata. Penguburannya pun berjalan dengan khidmat. Setelah selesai para pengantar kembali pulang, hanya tinggal satu orang dokter saja yang masih merenung sendirian di pinggir makam. Salah seorang temannya melihat dan segera menghampirinya.
“Sudahlah, yang berlalu biarlah berlalu. Tidak usah kau pikirkan”. Kata si teman dokter tersebut.
“Kalau saya mati akankah kalian mengenang jasa-jasaku dengan membuatkan peti mati seperti mereka?” Kata si dokter spesialis kelamin.
komentar | | Read More...

Arti Merah

Penulis : Anonim on Minggu, 07 Desember 2008 | 19.41

Minggu, 07 Desember 2008

Seorang pemuda pengendara sepeda motor, sedang melaju dengan kecepatan 180 km/jam melintasi jalan raya di tengah kota. Ketika ia melihat didepannya ada sebuah perempatan dan lampu trafik light menunjukkan warna kuning, ia pun menambah gasnya, hingga pada waktu lampu merah menyala, ia terus melaju tanpa berhenti. Akibatnya petugas polisi mengejar sang pemuda tersebut karena telah menerjang lampu merah tak beberapa lama kemudian, tertangkaplah si pemuda tersebut oleh polisi yang mengejarnya. “Selamat siang, mas !” tanya polisi. “Selamat siang, Pak !” jawab si pemuda. “Mengapa Anda tidak berhenti ketika lampu merah tadi menyala”, tanya sang polisi. “Anda tidak tahu apa artinya merah ?” tanya polisi lagi. “Berani, Pak !!” jawab si pemuda.
komentar | | Read More...

Markaban dan Pajak

Direktur jenderal pajak sedang melakukan dengar pendapat dengan komisi IX DPR. Adalah suatu kehormatan bagi kita sebagai warga negara untuk membayar pajak dengan tersenyum, ujar direktur pajak memaparkan program-programnya. Markaban yang kebetulan mempunyai bisnis di daerahnya cukup besar, langsung berteriak kegirangan. Alhamdulillah, tadinya kusangka bahwa pajak harus dibayar dengan uang, ujar markaban dengan senyum mengembang.
komentar | | Read More...

Di atas Tanah Abang

Saat pertemuan Gubernur seluruh dunia di Danau Toba Medan beberapa waktu lalu, mereka melakukan rekreasi bersama keliling dunia dengan fasilitas pesawat dari Amerika. Kebetulan gubernur DKI Sutiyoso Bersama Arnold S (Gubernur California) dan Tuanku Tuk Abduk Rozak dari Malaysia dalam satu pesawat.

Seperti biasa, setiap Gubernur selalu ingin memamerkan apa yang menjadi kebanggaan negerinya lewat perjalanan angkasanya.

Tidak lama Arnold mengeluarkan tangannya dan sesaat kemudian dia berkata, "Wah kita sedang berada di atas New York!"

Sutiyoso kaget, "Lho kok bisa tau sih?"

"Itu.. patung Liberty kepegang!", jawab Arnold dengan bangganya.

Nggak mau kalah Tun Abdul Rozak, ikut menjulurkan tangannya keluar. "Tau nggak... kita sedang berada di atas kota Kuala Lumpur", katanya dengan sombongnya.

Sutiyoso, "Wah... kok bisa tau juga?. Itu, menara Petronas kepegang!", sahutnya.

Karena disombongin sama dua sahabatnya ini, giliran Sutiyoso yang menjulurkan tangannya keluar pesawat, "Wah... kita sedang berada di atas Tanah Abang!", teriak Sutiyoso.

"Lho kok bisa tau sih?" tanya Dua temannya heran kepada Sutiyoso, "Ini... jam tangan saya ilang...".
komentar | | Read More...

Tentara terhebat

Penulis : Anonim on Sabtu, 06 Desember 2008 | 19.38

Sabtu, 06 Desember 2008

Suatu kali, diadakan pertemuan tingkat tinggi yang dihadiri oleh tiga orang pemimpin wanita dari tiga negara yaitu dari Inggris yang diwakili oleh Margareth T., India diwakili oleh Indira Gandhi dan dari Philipina oleh Corry A.

Sebagai langkah awal diadakanlah upacara penghormatan diiringi dengan pemeriksaan barisan pasukan dari ketiga negara tersebut.

Sesampainya rombongan di depan pasukan Baret Hijau dari Inggris yang terkenal itu, dengan garang Margareth T. Menampar dan meninju pasukan yang ada didepannya yang tentu saja tanpa balasan. Terjadi dialog:
"Sakit nggak?"
"Nggak, Mam!!!"
"Kenapa?"
"Sebagai Prajurit sejati dari Britania Raya, kami terbiasa untuk menerima rasa sakit."
"Bagus."

Corry A. pun tidak mau kalah, dan begitu sampai di depan barisan pasukannya, diambilnya senapan dari komandan peleton, dan menghantamkan popor senapan tersebut ke muka prajuritnya. Terjadi lagi dialog:
"Sakit nggak?"
"Nggak Madam!!!" (Dengan muka bercucuran darah)
"Kenapa?"
"Sebagai tentara Philipina, kami harus mampu menahan rasa sakit dan kengerian untuk mempertahankan kedaulatan."
"Bagus" (dalam hati, sambil melirik Margareth, "hebatan prajurit gue kan")

Begitu pemeriksaan sampai di depan pasukan India, dengan cepat Indira G. menyambar bayonet yang ada di senapan prajurit yang ada didepannya dan dengan sekali sebat terpotonglah "anu-nya" prajurit tersebut, dan dengan lantang bertanya:
"Sakit nggak?"
"Nggak Madam...!!!"
"Kenapa!!!"
"Sebab itu kepunyaan orang dibelakang saya..."
komentar | | Read More...

Popular posts

Blog Archive

 
Design Template by panjz-online | Support by creating website | Powered by Blogger